Ingin Berpuasa Saat Menyusui? Ini Tips Aman Puasa Untuk Ibu Menyusui

KFTD - Adakah di antara Sobat KFTD khususnya dari kalangan ibu menyusui yang ingin tetap menjalankan ibadah puasa di masa menyusui? 

Sebenarnya, ibu menyusui diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Namun jika Ibu ingin tetap menjalani ibadah puasa, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Berikut beberapa tipsnya. 

1. Jaga hidrasi dalam tubuh

Mencukupi kebutuhan cairan tubuh merupakan langkah yang tak boleh terlewatkan saat puasa. Hal ini berguna untuk mencegah dehidrasi sebab Anda harus menahan rasa haus selama beberapa jam. Namun, bukan berarti ibu harus minum secara berlebihan saat sahur. Ibu dapat menggunakan metode 2-4-2, yaitu minum dua gelas saat berbuka, empat gelas selama periode makan malam sampai menjelang tidur, dan dua gelas saat sahur.

2. Konsumsi makanan bernutrisi saat sahur

Seringkali, berpuasa juga menyebabkan ibu menginginkan makanan yang cenderung kurang sehat, seperti mengonsumsi gorengan, kue kering, atau minuman manis. Padahal, selama menyusui, ibu harus menjaga pola makannya agar kualitas ASI tetap terjaga sekalipun ibu berpuasa.

Salah satu tips menjaga pola makan bagi ibu menyusui yang berpuasa adalah mengonsumsi makanan tinggi protein dan karbohidrat kompleks sebagai menu sahur. Dengan begitu, asupan untuk produksi ASI dapat terjaga dengan baik serta dapat menghasilkan kualitas ASI yang tetap terjaga.

3. Jaga asupan makanan saat berbuka

Makanan yang direkomendasikan bagi ibu menyusui puasa adalah makanan yang bisa memberikan energi secara alami untuk mengembalikan energi yang hilang. Selain itu, usahakan tidak menunda-nunda waktu berbuka. Salah satu camilan berbuka yang disarankan yaitu buah kurma.

4. Konsumsi Asifit

Anda juga bisa mengonsumsi suplemen pelancar ASI untuk membantu melancarkan dan memperbanyak produksi ASI, terlebih jika Anda memutuskan untuk ikut menjalankan ibadah puasa agar kualitas dan produksi ASI dapat terjaga dengan baik. Untuk memilih produk pelancar ASI, Asifit adalah pilihan yang tepat!

Asifit mengandung ekstrak daun katuk alami yang sudah terbukti mampu meningkatkan produksi ASI, sehingga aman untuk dikonsumsi ibu menyusui. Ibu bisa mengonsumsi Asifit sejak usia kandungan mencapai 7 bulan hingga akhir periode menyusui untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Produk Asifit juga menjadi salah satu yang cukup banyak dicari untuk dijual kembali di berbagai outlet farmasi atau lembaga kesehatan di Indonesia. Jika Anda ingin melakukan pembelian dalam jumlah besar untuk kebutuhan stok suplemen pelancar ASI di outlet farmasi kesayangan Anda, pesan segera Asifit melalui KFTD Cabang terdekat!