Perkuat Strategi 2026, KFTD Gelar Rakernas Bertajuk "Push Productivity, Up Profitability"
JAKARTA, 26 Januari 2026 – PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD) secara resmi menetapkan arah kebijakan strategis perusahaan untuk tahun kerja 2026 melalui penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Mengusung tema besar "Productivity & Profitability", ajang ini menjadi kompas utama operasional perusahaan dalam memperkuat kinerja di seluruh lini cabang.
Rakernas KFTD 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 19 hingga 21 Januari 2026, bertempat di Bigland Bogor Hotel Int’l and Convention Hall, Kota Bogor, Jawa Barat. Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris (BOC) dan Direksi (BOD) KFTD, para Manager dan Assistant Manager KFTD Kantor Pusat, serta seluruh Branch Manager dari 45 cabang KFTD di Indonesia.
Semangat kebangkitan tahun ini dipertegas melalui tagline inspiratif "Push Productivity, Up Profitability". Slogan ini menjadi seruan bagi seluruh insan perusahaan untuk meningkatkan daya saing melalui implementasi nyata strategi efisiensi di seluruh jaringan distribusi.
Tujuan utama Rakernas tahun ini adalah memastikan strategi ketercapaian efisiensi terimplementasi secara nyata di seluruh jaringan KFTD, sebagaimana ditekankan dalam visi strategis perusahaan. Fokus manajemen kini tidak hanya terbatas pada pertumbuhan angka semata, melainkan pada optimalisasi profitabilitas di tingkat cabang guna menjamin keberlangsungan bisnis jangka panjang.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi PT Kimia Farma Tbk, antara lain Bapak Stefan Looho (Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen), Bapak Fachmi Idris (Komisaris Independen), dan Bapak Djagad Prakasa Dwialam (Direktur Utama). Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan pentingnya penyelarasan visi besar korporasi dengan eksekusi operasional di lapangan.
Melalui Rakernas 2026, KFTD berkomitmen untuk mentransformasi budaya kerja menuju hasil yang lebih produktif dan menguntungkan, demi memperkuat posisi perusahaan sebagai pilar utama dalam ekosistem distribusi kesehatan di Indonesia.
(Corcom KFTD)
