Medtrack Resmi Go Live di Seluruh Cabang KFTD, Kolaborasi dengan Bio Farma Perkuat Rantai Pasok Farmasi Nasional
Jakarta, 15 Mei 2025 – PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD), sebagai bagian dari Bio Farma Group, dengan bangga mengumumkan keberhasilan implementasi penuh sistem pelacakan dan penelusuran digital Medtrack di seluruh jaringan distribusinya. Sistem Medtrack resmi beroperasi di 47 cabang dan 1 Unit Khusus Logistik (UKL) KFTD sejak 2 Mei 2025, menandai tonggak penting dalam transformasi digital rantai pasok distribusi obat-obatan di Indonesia.
Proyek digitalisasi ini diawali dengan Kick-Off Project pada Juli 2024, diikuti oleh serangkaian fase pengujian sistem (SIT) dan pengujian pengguna (UAT) yang intensif sepanjang September hingga Oktober 2024. Setelah sukses meluncurkan Go Live Batch 1 di 19 cabang KFTD pada Januari 2025, kini sistem ini telah mencapai implementasi penuh melalui Batch 2 dan 3.
Medtrack merupakan solusi digital terdepan yang dirancang untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pelacakan serta pelaporan distribusi produk farmasi. Platform ini terintegrasi secara langsung dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan GS1, serta dilengkapi dengan fitur-fitur unggulan, antara lain:
1. Pemantauan suhu dan lokasi (geo-tagging)
2. Manajemen stok dan pengiriman
3. Serialisasi eksternal dan penerimaan antar cabang
4. Pemantauan aktivitas pengemudi dan pengiriman
5. Integrasi dengan layanan pihak ketiga (3PL)
Sejak diimplementasikan, Medtrack telah mencatat total 37.987.277 transaksi pengiriman customer dan 158.954 transaksi relokasi cabang, dengan lebih dari 20.000 jenis produk terdata dan didistribusikan secara akurat serta tepat waktu ke seluruh wilayah Indonesia.
Wakil Direktur Utama Bio Farma, Soleh Ayubi, menyatakan, “Implementasi Medtrack tidak hanya memperkuat pengawasan distribusi obat-obatan, tetapi juga menjadi bentuk komitmen kami dalam menghadirkan sistem logistik farmasi yang transparan, real-time, dan terpercaya.”
Plt. Direktur Utama KFTD, Tomy Faisal, turut menambahkan, “Medtrack membantu kami memastikan bahwa setiap produk farmasi yang kami distribusikan dapat dilacak secara menyeluruh dari pusat hingga ke titik akhir distribusi. Ini merupakan langkah esensial dalam menjamin keamanan pasien dan keandalan rantai pasok farmasi nasional. Kami sangat mengapresiasi dukungan dan kolaborasi semua pihak dalam keberhasilan implementasi sistem ini.”
Keberhasilan implementasi Medtrack ini tidak lepas dari kolaborasi erat antara Bio Farma, KFTD, serta mitra-mitra strategis seperti GS1 Indonesia, Badan POM RI, Pertamina, Kimia Farma, Indofarma, dan Phapros.
Dengan Medtrack, Bio Farma dan KFTD terus meneguhkan posisinya sebagai pelopor transformasi digital layanan kesehatan nasional, demi tercapainya tata kelola distribusi farmasi yang unggul, aman, dan berkelanjutan. (Corcom KFTD)
