Prosedur Kebersihan dan Kontrol Hama Fasilitas Distribusi di KFTD
KFTD - Dalam melaksanakan kegiatan distribusi dan perdagangan baik farmasi maupun non farmasi di KFTD, aspek kebersihan tentu harus selalu diperhatikan. Begitu juga dengan aspek kebersihan pada fasilitas distribusi yang digunakan.
Kebersihan dan kontrol hama dalam fasilitas distribusi harus selalu dijaga, agar produk-produk yang didistribusikan dan diperdagangkan oleh KFTD selalu terjaga kualitas dan keamanannya mulai dari didistribusikannya produk-produk tersebut hingga sampai ke tangan pelanggan.
Yuk, simak apa saja prosedur penanganan kebersihan dan kontrol hama yang berlaku di KFTD sesuai dengan peraturan perundang-undangan!
1. Ruang penyimpanan harus terjaga kebersihannya
Ruang penyimpanan yang digunakan oleh KFTD senantiasa dipastikan selalu kering, bersih, bebas limbah/sampah dan debu. Program sanitasi tertulis harus mencantumkan periode dan metode yang digunakan untuk membersihkan ruangan.
2. Tidak boleh makan, minum, meludah, dan merokok di ruang penyimpanan
Saat memasuki fasilitas distribusi di KFTD, baik para personil yang terlibat maupun tamu tidak boleh makan, minum, meludah, dan merokok di ruang penyimpanan. Ini bertujuan untuk menjaga produk yang didistribusikan agar tetap bersih dan tidak terpapar dari zat-zat yang tidak diinginkan.
3. Toilet/wastafel terpisah dari ruang penyimpanan dan dijaga kebersihannya
Toilet atau wastafel pada tiap fasilitas distribusi harus terpisah dari ruang penyimpanan serta harus dijaga kebersihannya. Standar prosedur operasional kebersihan harus tersedia, dan rekaman kegiatan pembersihan harus dipelihara.
4. Dilengkapi peralatan untuk mencegah masuknya binatang pengganggu
Ruang penyimpanan harus dirancang dan dilengkapi dengan peralatan untuk mencegah masuknya serangga, pengerat, dan binatang pengganggu lainnya serta jamur. Program pengendalian hama pengganggu harus tersedia, dan rekaman kegiatan kontrol hama harus dipelihara.
Sumber: Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 4 Tahun 2014 tentang Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB)
Penulis: Dhesta Alfianti
