Suhu Udara Lebih Panas Belakangan Ini, Kenali Risiko yang Mengintai!
KFTD - Akhir-akhir ini, udara di sekitar kita terasa panas, berbeda dari biasanya. Merasakan juga, Sobat KFTD?
Ternyata, udara yang akhir-akhir ini terasa panas sekarang terjadi bukan tanpa sebab. Ini merupakan efek dari posisi semu matahari yang mengindikasikan bahwa sebagian wilayah Indonesia akan segera memasuki musim kemarau. BMKG memperkirakan keadaan semacam ini akan terjadi hingga setidaknya akhir bulan Mei mendatang.
Di samping rasa panas yang membuat kita merasa tidak nyaman, ada beberapa bahaya lain yang mengintai kita akibat gelombang panas ini. Apa saja?
1. Kulit kering, kasar, dan kusam
Suhu udara yang lebih panas dari biasanya akan menyebabkan kulit menjadi kering, kasar, dan bahkan kusam. Ini disebabkan karena paparan sinar matahari yang berlebih, yang biasanya juga mengandung sinar UV yang kurang baik untuk kesehatan kulit.
2. Dehidrasi
Suhu udara yang lebih panas dari biasanya ini juga bisa menyebabkan orang menjadi lebih cepat haus, dan bahkan bisa memicu dehidrasi. Oleh karena itu, penting untuk memperbanyak minum air putih kala suhu udara sedang panas-panasnya.
3. Penuaan kulit
Masih berkaitan dengan poin pertama, kulit yang kering, kasar, dan kusam juga dapat mempercepat terjadinya penuaan pada kulit. Tidak hanya lansia, bahkan orang-orang dengan usia produktif juga bisa terkena dampak ini.
4. Kambuhnya Eksim & Psoriasis
Bagi para penderita eksim ataupun psoriasis, kondisi suhu udara yang lebih panas dari biasanya seperti ini juga dapat menyebabkan kambuhnya eksim dan/atau psoriasis pada tubuh mereka.
Namun perlu diketahui juga, bahwa suhu udara yang akhir-akhir ini terasa lebih panas di Indonesia bukan merupakan gejala dari gelombang panas. Ini disebabkan karena berbagai faktor, seperti posisi semu matahari, kondisi cuaca tanpa awan, dan juga pengaruh dari arah pola angin.
Tetap jaga kesehatan di balik suhu udara panas yang kini mendera, Sobat KFTD! Salam sehat!
Penulis: Dhesta Alfianti
