Yuk, Kenalan Lebih Jauh Seputar Long Covid!

KFTD - Pernahkah kalian mendengar soal “Long Covid”?

Kondisi ini umum dialami oleh para penyintas Covid-19. Dikutip dari covid19.go.id, hasil penelitian dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia menyebutkan sejak empat pekan setelah seseorang terinfeksi Covid-19 sampai ia dinyatakan negatif, masih timbul sejumlah gejala sisa yang kemudian disebut sebagai long covid. Meskipun long covid bisa diatasi secara medis, namun para penyintas Covid-19 perlu mewaspadai hal ini. 

Apa itu long covid serta apa saja gejala yang ditimbulkan? Melalui artikel ini, mari kita bahas selengkapnya!


Apa itu Long Covid?

Long Covid atau Post Covid Syndrome adalah kondisi di mana seorang penyintas Covid-19 masih merasakan gejala Covid-19 dalam jangka waktu yang lama. Dengan kata lain, penyintas Covid-19 mengalami keluhan yang berkepanjangan pasca terinfeksi Covid-19. Kondisi ini bisa berlangsung selama 4-5 minggu, bahkan hingga berbulan-bulan.

Long covid ini juga banyak ditemui pada pasien dengan derajat keparahan yang beragam, mulai dari ringan, sedang, bahkan hingga kritis. Baik penyintas dengan kategori bergejala ringan maupun penyintas dengan komorbid, semua merasakan gejala long covid walaupun dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Lansia dan orang-orang yang mengidap obesitas juga termasuk golongan yang paling beresiko mengalami gejala long covid pasca terinfeksi Covid-19. 

Lalu, apa saja gejala long covid dan bagaimana cara mengatasinya?


Gejala Umum Long Covid dan Cara Mengatasinya

Secara umum, long covid menimbulkan sejumlah gejala yang dialami oleh para pengidapnya. Gejala umum long covid, antara lain:
1. Kelelahan
2. Kesulitan bernapas
3. Kesulitan berpikir atau berkonsentrasi
4. Batuk
5. Nyeri sendi atau otot
6. Mengalami masalah tidur
7. Perubahan bau atau rasa
8. Perubahan siklus haid

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi gejala long covid ini. Anda bisa mengonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan protein serta tinggi akan kandungan karbohidrat, tidur selama 6 sampai 8 jam, mengurangi stres, mengurangi konsumsi kafein, serta memperbanyak konsumsi vitamin B, C, D, dan E. Kurangi segala macam kegiatan yang dapat menyebabkan sesak napas

Apabila penyintas mengalami penyakit penyerta atau komorbid, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala long covid untuk dapat dilakukan pemeriksaan klinis serta penanganan lebih lanjut.. 



Penulis: Dhesta Alfianti