Cara Menyimpan Produk Psikotroprika, Nilai Mahal, dan Beraroma Keras
KFTD – Produk kesehatan dan kefarmasian punya cara penyimpanan yang berbeda-beda. Produk rantai dingin misalnya, perlu disimpan dengan pengontrolan suhu.
Namun produk kefarmasian bukan hanya rantai dingin lho. Bagaimana dengan produk psikotropika, bernilai mahal, dan beraroma keras?
Berikut cara menyimpan produk kesehatan dan kefarmasian di gudang sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) dari badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
1. Psikotropika

Produk psikotropika masuk pada golongan obat keras yang secara khusus diawasi oleh pemerintahan. Peredarannya bisa menjadi tindak kejahatan jika tidak dilakukan sesuai prosedur.
Produk psikotropika harus disimpan pada ruangan atau lemari khusus. Lemari penyimpanan wajib selalu terkunci.
Produk psikotropika juga wajib memiliki petugas khusus untuk menjaga gudang. Diperlukan kontrol akses atau tidak boleh sembarang orang bisa masuk.
Kandungan psikotropika yang banyak beredar dalam obat-obatan diantaranya sedatin, rohypnol, Valium amphetamine, metakualon, hingga phenobarbital.
2. Barang dengan Nilai Harga Mahal

Barang dengan nilai harga yang mahal adalah produk yang punya harga di atas Rp 1 juta per boks. Selain itu, produk fast moving yang rawan hilang juga masuk kategori barang nilai harga mahal.
Cara menyimpan produk bernilai harga mahal memang tak seketat produk psikotropika. Namun ruangan atau lemari penyimpanannya harus tetap diawasi.
Contoh produk yang memiliki harga menyentuh jutaan per boks adalah obat avigan. Obat anti influenza tersebut digunakan untuk terapi pengobatan covid-19 dan mengandung favipiravir.
3. Beraroma Keras

Produk beraroma keras biasanya termasuk barang konsumer, atau barang yang digunakan oleh konsumen akhir atau rumah tangga dengan maksud untuk tidak dijual kembali.
Produk beraroma keras disimpan dan diletakkan berjauhan dari produk farmasi dan makanan seperti susu, minuman (yang dikonsumsi masuk ke tubuh manusia).
Produk beraroma keras misalnya sampo, kosmetik, hingga yang mengandung parfum. Produk-produk tersebut harus dijauhkan dari jenis produk lain sebab aromanya dapat mengontaminasi produk lain, terutama pada makanan dan minuman.
Pentingnya mempertimbangkan gudang saat memilih distributor farmasi
Ketika ingin memulai bisnis produk kesehatan dan kefarmasian, Anda harus mencari tahu bagaimana sistem gudang penyimpanan distributor yang akan Anda pilih.
Gudang penyimpanan yang baik harus dilengkapi fasilitas dan pengawasan yang menjamin mutu barang. Salah satu perusahaan layanan perdagangan dan distribusi produk kefarmasian yang terpercaya adalah PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD).
KFTD telah melebarkan sayap cabang kantornya di kurang lebih 48 titik lokasi di Indonesia. Jadi, tunggu apa lagi? hubungi KFTD sebagai distributor.
Content Writer: Rida Ayu Nabila
Graphic Design: Ayuni Widya K
