Hindari 4 Jenis Makanan Pemicu Asam Lambung Naik

KFTD - Sakit maag sering dialami oleh orang yang hobi menunda waktu makannya. Akibatnya, perut biasanya akan terasa sakit akibat asam lambung yang naik. 

Demi mencegah kambuh, orang yang mempunyai penyakit maag dituntut untuk tidak sembarangan memilih makanan dan minuman. Selain itu, ada beberapa pantangan asam lambung yang harus dihindari.

Yuk, simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui makanan apa saja yang dapat memicu naiknya asam lambung!

1. Makanan pedas

Sudah bukan rahasia lagi bila makanan pedas dapat menyebabkan asam lambung naik. Umumnya, rasa pedas dari suatu makanan berasal dari cabai. Cabai mengandung zat pemberi rasa pedas bernama capsaicin. Zat ini bisa memperparah iritasi lambung.

Selain memberikan rasa pedas, capsaicin juga bisa memperlambat kerja sistem pencernaan. Semakin lama makanan bertahan di perut, maka semakin meningkat pula risiko asam lambung naik. Akibatnya, butuh waktu yang lebih lama untuk pulih dari gejala maag.

2. Makanan berlemak

Salah satu jenis makanan yang memicu asam lambung adalah makanan tinggi lemak. Perlu diketahui, konsumsi makanan tinggi lemak dan maag ternyata berkaitan karena lemak merangsang kolesistokinin atau hormon yang memicu mengendurnya katup kerongkongan (esofagus) bagian bawah. Efeknya, kerongkongan terbuka dan asam lambung naik ke kerongkongan. 

Proses ini juga bisa memicu sensasi ulu hati terbakar (heartburn). Makanan tinggi lemak membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna. Akibatnya, pengosongan organ lambung berjalan lebih lambat dan memicu produksi asam lambung berlebih.

3. Buah dengan rasa asam

Meski merupakan sumber vitamin C, buah-buahan dengan rasa asam seperti jeruk, dan lemon bisa menjadi penyebab asam lambung naik. Makanan pantangan asam lambung ini dapat memicu sensasi terbakar di perut. Keasaman pada buah citrus diketahui dapat melemahkan otot esofagus sehingga asam lambung lebih mudah naik.

Selain itu, penelitian dari American College of Gastroenterology menyatakan bahwa asam pada buah semacam ini dapat mengiritasi kerongkongan dan lambung. Hal ini memperparah sensasi perih dan tidak nyaman pada perut.

4. Minuman mengandung kafein 

Kafein diketahui dapat melemahkan otot pada katup kerongkongan bagian bawah. Akibatnya, asam lambung pun bisa naik kembali ke kerongkongan dan memicu gejala yang mengganggu. 

Selain melemahkan otot esofagus, kafein juga disebut dapat merangsang produksi cairan asam lambung. Alhasil, hal ini dapat menyebabkan peningkatan hormon gastrin, yaitu hormon yang berfungsi merangsang lambung untuk menghasilkan asam lambung.




Penulis: Dhesta Alfianti