Manfaat Memiliki Sikap Optimis Untuk Kesehatan Mental

KFTD - Memiliki sikap optimis ternyata banyak memberikan efek baik untuk diri sendiri. Tak hanya bisa menyehatkan diri secara fisik, pikiran optimis juga membantu mendukung kesehatan mental. 

Lalu, apa saja manfaat memiliki sikap optimis jika dihubungkan dengan kesehatan mental? 


1. Mengurangi tingkat stres

Apabila Anda kerap mengalami stres, cobalah untuk mulai menanamkan sikap optimis dalam diri. Pasalnya, orang-orang yang optimis mampu melihat adanya potensi baik di dalam diri mereka sendiri. Hal inilah yang selanjutnya membuat orang dengan sikap optimis lebih berani mengambil risiko dan membuat suasana yang lebih positif dalam hidup. Dengan begitu, stres bisa berkurang secara perlahan.

2. Memiliki kemampuan penyelesaian masalah

Suatu studi dalam Clinical Psychology Review menyebutkan bahwa sikap optimis dapat membantu seseorang mendapatkan cara efektif dalam mengatasi berbagai masalah yang dimiliki. Mereka diyakini mengadaptasi suatu metode yang dikenal dengan engagement coping dalam mengatasi masalah. Metode ini menggambarkan orang-orang yang menghadapi masalah sejak awal dan mencari metode yang paling efektif untuk membantu mengurangi efek negatif dari munculnya masalah tersebut. 

3. Memiliki tingkat kewaspadaan tinggi

Berdasarkan studi yang dimuat dalam Sage Journals, para ahli kejiwaan menyimpulkan bahwa orang dengan sikap optimis cenderung punya tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi terhadap penyakit. Contohnya, partisipan dengan sikap optimis lebih mengerti mengapa dan bagaimana serangan jantung terjadi.

4. Memperpanjang usia seseorang

Sebuah studi dalam Journal of the Psychological, Social, and Behavioral Dimension of Cancer berhasil membuktikan bahwa berpikir optimis mampu memperpanjang usia seseorang. Disebutkan, para partisipan dapat hidup lebih lama berkat membiasakan untuk selalu bersikap optimis dalam menjalani hidup. Selain itu, pengidap kanker yang menerapkan sikap ini dalam memerangi sakit yang dialaminya juga diduga memiliki potensi yang sama. 

5. Memiliki kehidupan sosial yang lebih baik

Sifat optimis lebih disukai oleh orang-orang di sekitar. Studi dalam Journal of Personality and Social Psychology menyebutkan, sikap optimis membawa lebih banyak teman sekaligus mengurangi terjadinya interaksi sosial yang tidak diharapkan. Tak hanya itu, pribadi dengan sifat optimis juga diduga lebih mampu menjaga relasi mereka dengan orang lain.



Penulis: Dhesta Alfianti