Ingin Memulai Bisnis Farmasi, Buka Apotek atau jadi Reseller, ya?
KFTD - Anda berkeinginan untuk memulai bisnis di bidang farmasi, namun bingung ingin membuka bisnis dalam bentuk apa?
Jika Anda berkeinginan untuk memulai bisnis di bidang farmasi, terdapat beberapa opsi yang bagus untuk memulai bisnis Anda. Pertama, membuka apotek, dan kedua, menjadi distributor atau reseller di bidang farmasi.
Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangan dari masing-masing opsi di atas? Melalui artikel ini, mari kita bahas bersama!
Bisnis Apotek
Seringkali, bisnis apotek didefinisikan sebagai bisnis jual obat semata. Namun sebenarnya, bisnis apotek lebih dari sekadar menjual obat. Selama ini, bisnis apotek juga menjadi tempat praktik kesehatan bagi para apoteker.
Kelebihan
Dari segi bisnis, bisnis apotek terbilang menguntungkan karena obat merupakan salah satu kebutuhan primer manusia yang pasti dicari apabila sedang sakit. Terlebih lagi, di masa pandemi yang tidak kunjung berakhir seperti saat ini. Selain itu, dengan membuka bisnis apotek, kepercayaan pelanggan terhadap Anda akan lebih mudah terbangun karena bisa menerima produk secara langsung dengan kualitas yang baik.
Kekurangan
Ketika Anda memutuskan untuk membuka apotek, Anda harus menyiapkan biaya yang tidak sedikit. Tak hanya itu, pemasaran yang dapat dijangkau oleh apotek umumnya terbatas, hanya masyarakat sekitar apotek saja.
Menjadi Dropshipper atau Reseller Bisnis Farmasi
Dropshipper atau reseller merupakan sistem memasarkan produk dengan mengunggah foto produk yang dipasarkan ke media sosial atau e-commerce mereka. Dengan kata lain, Anda bisa melakukannya di mana saja karena bersistem online.
Kelebihan
Bagi Anda yang merupakan pebisnis pemula, memulai bisnis farmasi dengan menjadi distributor farmasi merupakan pilihan yang bagus. Ini karena untuk menjadi dropshipper atau reseller tidak perlu mengeluarkan modal yang banyak layaknya membuka apotek. Anda hanya membutuhkan gawai dan koneksi internet yang memadai untuk memulai bisnis jenis ini.
Kekurangan
Meskipun membutuhkan modal yang sedikit, perlu diketahui bahwa membangun kepercayaan orang lain terhadap bisnis pemula bukanlah hal yang mudah.
Setelah membaca artikel ini, diharapkan Anda bisa memiliki pertimbangan untuk memulai bisnis Anda di bidang farmasi. Jangan lupa, ketika Anda memilih untuk menjadi dropshipper atau reseller, Anda bisa memanfaatkan aplikasi Mediv. Semoga lancar selalu, dan salam sehat!
Penulis: Dhesta Alfianti
