Intip Pengamanan Distribusi Vaksin Gotong Royong

KFTD – Berbagai cara diupayakan pemerintah untuk menekan angka kasus pasien covid-19, salah satunya dengan Program Vaksinasi Gotong Royong. Jenis vaksin yang digunakan pada program tersebut adalah Sinopharm.

Vaksin Sinopharm diproduksi oleh Beijing Bio-Institute Biological Products Co. Di Indonesia, vaksin ini didistribusikan PT Biofarma melalui PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD).

Sudah tahu bagaimana pengamanan Vaksin Sinopharm saat proses distribusi?


Vaksin Sinopharm dikirim PT KFTD menggunakan sistem cold chain atau rantai dingin. Artinya, produk vaksin harus dipastikan terjaga di suhu dingin sampai ke tangan pelanggan. Begini penjelasannya!

1. Disimpan di cold storage 


Ruang penyimpanan Vaksin Sinopharm harus dilengkapi dengan pendingin bersuhu 2-8°C. Gudang KFTD pusat tempat menyimpan dilengkapi juga dengan termometer untuk pemantauan suhu.

Petugas yang masuk ke dalam ruangan pendingin pun harus menaati aturan khusus untuk menjamin kualitas produk dan keselamatan tetap terjaga.

Aturan khusus tersebut diantaranya, petugas yang masuk ruang pendingin dibatasi jumlahnya. Selain itu juga petugas wajib memakai jaket tebal untuk menjaga keselamatan petugas.

2. Pengiriman dengan sistem cold chain

Kendaraan distribusi rantai dingin KFTD dilengkapi sistem kontrol suhu yang tervalidasi, kontainer yang suhunya terkontrol, dan kendaraan berpendingin. 

Untuk memastikan kondisi transportasi yang benar, pelanggan bisa mendapatkan data suhu pada saat serah terima obat/bahan obat. Dokumen tersebut untuk meyakinkan kondisi penyimpanan di kendaraan sesuai dengan persyaratan.

Dalam penerapannya, kendaraan berpendingin diharuskan memiliki alat pemantau suhu yang digunakan petugas untuk pemeriksaan secara berkala. Pengukuran suhu kemudian dicatat dalam buku penerimaan.

Jika menggunakan cool pack dalam kotak terlindung, maka cool pack harus diletakkan sedemikian rupa agar tidak langsung bersentuhan langsung dengan obat/bahan obat lain.

3. Disimpan di gudang cabang dengan fasilitas cold room dan chiller


Saat tiba di gudang penyimpanan, petugas logistik bertugas untuk memeriksa kondisi kemasan. Pastikan produk vaksin menggunakan standar produk rantai dingin atau menggunakan cold bag.

Saat disimpan di dalam gudang berpendingin, petugas yang mengerti sistem kalibrasi wajib memeriksa suhu barang secara rutin. Kemudian hasil ukur suhunya dicatat dan dibandingkan dengan catatan suhu di kendaraan.

4. Vaksin didistribusikan ke konsumen dengan standar Cold Chain Product

Setelah melalui proses administrasi di gudang cabang, vaksin akan didistribusikan ke konsumen. Pengiriman vaksin ke konsumen juga menggunakan standar cold chain product.

Saat menerima vaksin penerima harus memastikan kondisi kemasan baik, produk yang dikirim sudah benar dan original, serta segera menyimpan vaksin sesuai dengan standar penyimpanan masing-masing.


Content Writer: Rida Ayu Nabila K