Mengenal Lebih Jauh Efek Samping Kebiri Kimia
KFTD - Kebiri kimia semakin banyak diperbincangkan di tengah masyarakat setelah menjadi salah satu tuntutan yang terancam dijatuhkan pada tersangka pemerkosa belasan santri di Bandung, Jawa Barat. Sebagai informasi, kini kebiri kimia telah disahkan sebagai salah satu bentuk hukuman bagi para pelaku kejahatan seksual di Indonesia.
Kebiri kimia merupakan sebuah prosedur pemberian zat kimia, baik melalui suntikan maupun pil oral, yang bertujuan untuk menurunkan kadar testosteron pada pria sehingga gairah seksual akan menurun. Dengan diterapkan kebiri kimia, pria tersebut mengalami ketidaksuburan dan penurunan gairah seksual sehingga diharapkan pria tersebut tidak lagi mengulangi perbuatannya.
Namun, adakah efek samping lain dari kebiri kimia selain menurunkan kesuburan pria? Yuk, simak penjelasannya!
1. Ketidaksuburan Pada Pria
Kebiri kimia tentu akan menyebabkan ketidaksuburan pada pria. Seseorang yang dikebiri kimia juga akan mengalami disfungsi ereksi dan penurunan hasrat seksual.
2. Sensasi Rasa Panas, Berkeringat, dan Jantung Berdebar
Ketika proses kebiri kimia selesai dilakukan untuk beberapa saat, pria yang dikebiri kimia tersebut akan mengalami sensasi rasa panas, berkeringat, dan jantung berdebar sebagai efek samping jangka pendeknya.
3. Mempengaruhi Kekuatan Tulang
Zat kimia yang disuntikkan pada pria yang dijatuhi hukuman kebiri kimia juga dapat mempengaruhi kekuatan tulang.
4. Meningkatkan Risiko Ginekomastia
Ginekomastia merupakan pembesaran payudara yang terjadi pada pria. Zat yang disuntikkan pada proses kebiri kimia akan menyebabkan terjadinya pembesaran payudara pada pria tersebut.
5. Mempengaruhi Fungsi Otak
Selain mempengaruhi kekuatan tulang dan meningkatkan risiko ginekomastia, kebiri kimia juga dapat mempengaruhi fungsi otak.
Nah, kelima poin tersebut merupakan efek samping lebih jauh yang ditimbulkan dari proses kebiri kimia. Meski bertujuan untuk menghilangkan gairah seksual pada pria, pelaksanaan kebiri kimia ini tetap dilakukan sesuai prosedur untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Kejahatan seksual merupakan masalah sosial serius yang perlu mendapat perhatian dari seluruh lapisan masyarakat. Semoga dengan diterapkannya bentuk hukuman seperti ini bisa menjadi pertimbangan bagi para pria di sekitar kita untuk tidak melakukan kejahatan seksual.
Penulis: Dhesta Alfianti
