Mengenal Microsleep, Tidur Singkat yang Bisa Membahayakan Kesehatan
KFTD - Sobat KFTD, pernahkah kalian mendengar istilah “microsleep”?
Microsleep adalah suatu kejadian dimana seseorang tertidur dalam waktu yang sangat singkat, umumnya berdurasi antara 30 detik sampai dengan 1 menit. Tertidur yang dimaksud di sini bukanlah tidur layaknya orang yang tertidur seperti biasa. Tidur yang dimaksud adalah ketika orang tersebut mengalami kehilangan kesadaran dalam kondisi yang bervariasi karena sedang mengantuk.
Umumnya, orang yang mengalami microsleep akan kehilangan perhatian dan kesadarannya karena ketiduran, lalu akan terbangun dan merasa segar secara tiba-tiba. Jika dibiarkan, microsleep dapat berbahaya bagi kesehatan seseorang.
Lalu, apa penyebab microsleep terjadi dan bagaimana cara untuk menghindari microsleep?
Penyebab Microsleep
Adapun penyebab microsleep antara lain:
1. Insomnia
Gangguan tidur seperti insomnia mengakibatkan buruknya kualitas tidur, yang dapat membuat otak menjadi kurang konsentrasi saat menjalani aktivitas di siang hari.
2. Kerja shift malam
Bekerja dengan sistem shift malam dapat mengurangi waktu tidur seseorang karena adanya pergeseran waktu tidur.
3. Punya utang tidur
Apabila seseorang tidur dengan durasi yang kurang dari seharusnya (kurang dari 6 jam per hari), ia akan memiliki utang tidur dan microsleep sangat rawan terjadi sewaktu-waktu jika seseorang memiliki utang tidur.
Cara Menghindari Microsleep
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari microsleep, antara lain:
1. Tetap beraktivitas
Anda bisa melakukan aktivitas yang membuat Anda tetap terjaga, seperti mengobrol, banyak bergerak, mengonsumsi kopi, dan sebagainya.
2. Tidur dengan waktu yang cukup
Ini adalah hal yang wajib dilakukan untuk menghindari microsleep. Pastikan Anda selalu tidur dengan waktu yang cukup agar tidak mengalami kurang tidur yang memicu terjadinya microsleep.
3. Istirahat jika mengantuk
Apabila Anda merasa lelah terlebih saat sedang berkendara, segeralah beristirahat. Jika Anda sedang berkendara, segeralah menepi dan tidur sejenak. Apabila Anda berkendara dengan jarak tempuh yang jauh, usahakan untuk beristirahat di rest area sebanyak 1 sampai 2 jam sekali.
Penulis: Dhesta Alfianti
