Merawat Ruang Penyimpanan Dingin, Seribet Apa?
KFTD – Chiller, cold room, freezer yang tersedia di gudang Pedagang Besar Farmasi (PBF), merupakan komponen digunakan untuk menyimpan produk rantai dingin. Perawatan alat-alat tersebut butuh penanganan khusus lho.
Tak bisa hanya sekadar dilap, ruang penyimpanan berpendingin punya standarisasi pembersihannya loh. Berikut standar pemeliharaan ruang penyimpanan berpendingin berdasarkan aturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI No 6 Tahun 2020.
Pemeliharaan Harian
1. Suhu chiller/cold room/ freezer harus di-monitor dan dicatat minimal setiap 3 kali sehari, yaitu pagi, siang, sore, dan malam. Setelah itu, suhu yang telah dicatat wajib dievaluasi serta didokumentasikan.
Jika terbukti terjadi penyimpangan suhu, maka harus segera ditindaklanjuti dan dicatat. Tindak lanjut yang dilakukan harus sesuai kondisi dan standarnya.
2. Hindari tindakan sering membuka dan menutup chiller/cold room/freezer. Perbuatan tersebut dapat membuat suhu ruang masuk dan menyebabkan suhu produk rantai dingin tidak stabil.
3. Standar suhu stabil adalah +2 s/d +8°C (chiller/cold room) atau -15 s/d - 25°C (freezer). Pastikan posisi termostat jangan diubah dan jika mungkin disegel.
Pemeliharaan Mingguan
1. Pastikan chiller/cold room/freezer tidak ada bunga es. Maksimal ketebalan bunga es adalah 0,5 cm. jika melebihi angka tersebut, maka harus segera dilakukan pembersihan.
2. Bersihkan bagian luar chiller/cold room/freezer untuk menghindari karat.
3. Periksa sambungan listrik pada stop kontak, pastikan sambungannya tidak longgar dan membahayakan.
4. Semua kegiatan di atas harus dicatat dan didokumentasikan untuk digunakan sebagai pelaporan dan bahan evaluasi.
Pemeliharaan Bulanan
1. Bersihkan bagian dalam chiller/cold room/freezer sesuai dengan langkah-langkah yang sudah distandarisasi, mulai dari pencairan es, mengelap bagian dalam, dan membersihkan bagian luar.
2. Periksa kerapatan karet pintu, sebab karet pintu chiller/cold room/freezer yang longgar akan membuat suhu dingin keluar. Hal tersebut membuat suhu di dalam chiller/cold room/freezer tidak stabil dan berpotensi merusak produk.
3. Periksa engsel pintu chiller/cold room/freezer apakah dalam keadaan masih baik atau sudah bermasalah hingga berkarat. Jika terlihat mulai tidak nyaman digunakan untuk membuka dan menutup, maka engsel perlu diberi pelumas.
4. Bersihkan karet pintu untuk menghindari bakteri atau kotoran yang menempel masuk ke dalam chiller/cold room/freezer.
5. Semua kegiatan tersebut harus dicatat dan didokumentasikan untuk pelaporan dan bahan evaluasi.
Content Writer: Rida Ayu Nabila K
