Ingin Beli Produk KFTD Tapi Kredit, Ini Caranya!
KFTD – Ingin menjadi pelanggan PT Kimia Farma Trading and Distribution (KFTD) tapi kondisi keuangan usaha lagi lesu? Tenang, Anda bisa membeli stok produk kesehatan dan kefarmasian dari KFTD dengan sistem pembayaran kredit. Begini caranya!
Syarat
Penjualan dengan sistem kredit diberlakukan terutama untuk pelanggan:
1. Pelanggan lama yang memiliki historis pembayaran yang baik
2. Rumah Sakit atau Instansi Pemerintahan
Prosedur
Dalam prosedur ini, pelanggan harus menyiapkan dokumen pembelian sebelumnya di KFTD ya.
1. Salesman Memeriksa Surat Pelanggan Lama
Pada proses ini pelanggan diminta menunjukkan bukti surat pesanan lama kepada salesman. Salesman akan memeriksa historis pembayaran pesanan. Ini untuk memastikan bahwa pelanggan bisa dipercaya dalam ketertiban pembayaran.
2. Surat Pesanan Diserahkan ke Supervisor Penjualan
Setelah salesman memastikan historis pelanggan, pesanan pelanggan akan mulai dicatat dan diserahkan ke supervisor penjualan. Bersamaan dengan itu, dokumen pelanggan lainnya akan ikut disertakan.
3. Apoteker Penanggungjawab Memvalidasi
Dalam tahap ini, apoteker penanggungjawab menerima surat pesanan yang dibuat salesman regular. Kemudian memeriksa keabsahan data surat pesanan, memeriksa kualifikasi dan konduite pelanggan apakah memenuhi kualifikasi.
Apoteker penanggungjawab juga bertugas untuk menyerahkan surat pesanan yang telah divalidasi dengan mencantumkan diskon (jika ada) dan tambahan diskon (jika ada) ke fakturis.
4. Surat Pesanan Diserahkan ke Fakturis
Surat pesanan yang telah divalidasi diteruskan ke fakturis. Untuk selanjutnya fakturis akan mencetak faktur. Pelanggan pun tinggal menunggu pesanan produk yang dibeli datang ke outlet-nya.
Kebijakan Pemesanan yang Perlu Anda Tahu
a. Surat pesanan yang dibuat salesman harus distempel dan ditandatangani apoteker penanggungjawab (kecuali penjualan obat bebas)
b. Khusus narkotika, prekusor, dan psikotoprika, harus menggunakan surat pesanan khusus yang ditandatangani apoteker penanggungjawab dan mencantumkan nama jelas serta Nomor SIPA.
c. Surat pelanggan dihasilkan dari kunjungan rutin salesman atau supervisor. Namun di era pandemi, salesman bisa melakukan pertemuan virtual.
d. Produk yang tercatat di lembar faktur akan diinput ke dalam sistem Information Technology (IT)
e. Pihak logistik akan memeriksa ketersediaan barang dan mencetak Surat Keluar Barang (SKB)
Content Writer: Rida Ayu Nabila
Graphic Design: Ayuni Widya K
