Masalah Psikis yang Bakal Menghantui Pecandu Narkoba

KFTD – Bagai gunung es, kasus penyalahgunaan narkoba hingga kini tak ada habisnya. Padahal tanpa disadari, individu yang kecanduan narkoba bisa jadi memiliki masalah psikis.

Dampak Kecanduan Narkoba


Kebanyakan pecandu narkoba berawal dari pengaruh lingkungan sosial. Bisa dari teman bahkan keluarga terdekat. Apa saja bahaya penyalahgunaan narkoba?

1. Mood Berubah-ubah


Kelainan secara kimiawi terjadi pada otak pecandu. Imbasnya bisa mengganggu fungsi sistemik dan impuls syaraf otak. Ini menyebabkan pecandu secara spontan berganti mood, dari perasaan cemas, tiba-tiba marah, tertawa, hingga paranoid.

2. Berkurangnya Perasaan Senang


Pernah dengar tidak, kalau pecandu kebanyakan mengonsumsi narkoba sebagai penenang? Obat-obatan memang menguras ruang emosional. Sisi negatifnya, pecandu akan kehilangan sisi emosional rasa senangnya juga.

3. Timbul Penolakan Diri


Ketika kehilangan sisi emosional, akan muncul sisi rasional pecandu. Dampaknya, pecandu akan terus membuat semua hal menjadi rasional dan benar menurut versinya. 

4. Impulsif


Mayoritas pecandu kehilangan kemampuan menilai atau menimbang sesuatu. Akibatnya, akan sering membuat keputusan yang tidak tepat.

5. Perasaan Malu dan Bersalah


Jika sudah kecanduan, artinya pecandu akan kesulitan berhenti mengonsumsi narkoba. Di sisi psikis, pecandu akan merasa bersalah kepada keluarga atau orang terdekatnya. Pecandu akan merasa takut mengecewakan orang lain.

6. Halusinasi dan Delusi


Kelainan otak akibat  senyawa kimiawi dapat menimbulkan proyeksi otak tak seharusnya, seperti halusinasi baik secara pendengaran, visual, atau proyeksi ingatan masa lalu.

Cara Mengobati Kecanduan Narkoba


Untuk sembuh dari rasa candu, terapis dan ahli tenaga medis  lain harus dilibatkan. Karena berhenti mengonsumsi zat adiktif itu bisa menyakitkan loh.

1. Detoksifikasi


Proses melepaskan diri dari obat-obatan ini mungkin akan menyakitan selama beberapa hari. Namun jika pecandu narkoba mampu melaluinya, maka akan segera terlepas dari rasa sakaunya. 

2. Terapi Konseling


Setelah detoksifikasi, maka selanjutnya adalah terapi konseling dan perilaku. Terapi ini  dilakukan secara privat antara terapis dan pasien. Dalam proses ini, kekuatan paling besar yang membuat terapi berhasil adalah motivasi pasien untuk sembuh.

3. Rehabilitasi


Dalam kondisi ini, pasien akan diberi konseling rutin oleh ahlinya. Selain itu, obat-obatan juga diberikan kepada pasien sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya obat  penenang untuk meredakan skizofrenia.

KFTD Menjual Produk Jenis Narkotika


Kimia Farma Trading and Distribution (KFTD) juga mendistribusikan produk Khusus narkotika, prekusor, dan psikotoprika. Namun, pembelian produk tersebut harus menggunakan surat pesanan khusus yang ditandatangani apoteker penanggungjawab dan mencantumkan nama jelas serta Nomor SIPA.

Informasi selengkapnya silahkan menghubungi Kantor Cabang KFTD terdekat. Jangan lupa gunakan obat-obatan untuk hal positif ya.

Content Writer: Rida Ayu Nabila
Graphic Design: Ayuni Widya K