Mengapa ASI Tidak Lancar? Ini Jawabannya
KFTD – Air Susu Ibu (ASI) yang tidak keluar dengan lancar, kerap membuat seorang ibu frustasi. Bagaimana tidak, ASI adalah asupan kaya nutrisi yang bisa menunjang tumbuh kembang anak.
Apa yang menyebabkan ASI tidak lancar?
Anda yang sedang mengalami ASI tidak lancar tak perlu panik terlebih dahulu. Yuk, mulai dengan cari tahu penyebabnya.
1. Kurangnya intensitas menyusui
Menyusui bayi paling tidak dilakukan minimal 2-3 jam sekali dalam sehari. Satu sesi menyusui biasanya memakan waktu 10-15 menit.
Jika Anda kurang intensitas menyusui, maka ASI berlemak tidak akan diserap dengan baik oleh bayi. Sehingga payudara tidak dikosongkan dengan baik, dan stimulasi untuk menghasilkan ASI tidak optimal.
2. Pemberian susu formula
Memberi susu formula pada bayi sebenarnya tidak ada salahnya. Namun, hal ini dapat menimbulkan intensitas menyusui langsung dari ibunya berkurang.
Sebaiknya berikan susu formula dengan intensitas yang sangat jarang. Niatkan memberi susu formula untuk pelengkap gizi saja.
3. Sindrom PCOS
Sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) adalah gangguan hormon yang terjadi pada wanita di usia subur.
Hormon yang terganggu akan menimbulkan beragam masalah. Salah satunya adalah produksi ASI, dan yang paling sering adalah gangguan menstruasi.
4. Bayi kesulitan mencari puting
Jika saat menyusui posisi Anda tidak menempel dengan bayi, maka keluarnya ASI juga tidak akan lancar. Sebab, hal tersebut akan membuat bayi kesulitan mencari puting payudara.
Padahal, bayi sudah kesulitan mencari karena dalam keadaan baru lahir kesulitan mengangkat dan menjulurkan lidah ke arah gigi.
5. Merokok dan minum alkohol
Kebiasaan merokok akan membuat produksi ASI sedikit. Selain itu juga, konsumsi minuman beralkohol dikhawatirkan akan mempengaruhi kesehatan bayi.
Rekomendasi Booster ASI
1. Kedelai
Kacang-kacangan mengandung protein tinggi dan kalsium yang baik untuk ASI. Kandungan galactagogue pada kacang juga meningkatkan produksi ASI
2. Ikan Salmon
Salmon sangat direkomendasikan karena makanan ini mengandung asam lemak esensial dan asam lemak omega 3 yang baik untuk melancarkan produksi ASI.
3. Sayuran Berwarna Gelap
Kandungan phytoestrogen pada sayur berwarna gelap bermanfaat untuk meningkatkan produksi ASI. Beberapa contoh sayuran berwana gelap adalah salada, brokoli, dan daun katuk.
Booster dalam bentuk suplemen juga bagus kok!
Jika makanan di atas belum cukup membantu, Anda bisa menunjangnya dengan mengonsumsi suplemen makanan yang meningkatkan ASI ibu.
Salah satu suplemen yang direkomendasikan adalah merek Asifit. Suplemen tersebut dibuat dengan ekstrak daun katuk yang mengandung vitamin B1,B2, B6, dan B12 untuk menunjang produksi ASI.
Content Writer: Rida Ayu Nabila K
