Tips Cerdas Memilih Tensimeter untuk di Rumah

KFTD – Ingin rutin mengontrol tekanan darah, namun tak ingin pergi ke klinik? Solusinya, Anda harus mulai berpikir untuk membeli alat ukur tekanan darah atau yang disebut tensimeter.

Asal Anda tahu cara penggunaanya, maka pembelian tensimeter sangat efektif untuk menunjang kontrol kesehatan Anda.
Sebelum memutuskan membeli tensimeter, nih simak terlebih dahulu tips cerdas memilih tensimeter untuk di rumah.

1. Tentukan jenis metode pengukurannya

Tensimeter punya banyak macam model pengukuran. Diantaranya pengukuran manual, semi-otomatis, dan otomatis.
Namun untuk kebutuhan di rumah, sebaiknya Anda memilih tensimeter dengan pengukuran otomatis agar lebih praktis.

Anda tidak perlu lagi melilitkan manset di lengan. Cukup pasang manset tanpa melilitkan. Tekan tombolnya, maka tensimeter akan bekerja dengan otomatis dan muncul angka digitalnya

2. Pilih berdasarkan jenis manset

Pemilihan jenis manset tensimeter mempengaruhi kenyamanan Anda dalam penggunaanya. Beberapa tipe manset ada yang dipasang di pergelangan tangan, dililitkan di lengan, dan diselipkan pada lengan atas.

Manset yang dililitkan memang punya hasil yang lebih akurat, namun memilih manset yang dipasang di pergelangan tangan juga tak ada salahnya. Sebab manset yang dipasang di pergelangan lebih praktis dan harganya terjangkau.

3. Cek akurasi dan standarisasi tensimeter

Pastikan standar pengukur tensimeter Anda telah diuji, divalidasi, dan disetujui keakuratannya oleh badan-badan akreditasi.

Misalnya, European Society of Hypertension (ESH), The British Hypertension Society, atau The US Association for the Advancement of Medical Instrumentation (AAMI).

4. Cari cuff yang sesuai dengan lingkar lengan

Setiap tensimeter dilengkapi cuff yang berfungsi untuk menekan pembuluh darah. Cari yang ukurannya pas di tangan Anda, supaya hasilnya akurat.

Anda dapat memilih alat dengan diameter cuff 13–22 cm untuk tipe pergelangan tangan. Sementara untuk tipe lengan atas, Anda dapat memilih ukuran cuff 20–32 cm. Ukuran tersebut umumnya pas untuk kebanyakan orang.

5. Temukan tensimeter dengan sumber daya yang sesuai

Tensimeter digital umumnya menggunakan 2 sumber daya, yakni listrik dan batrai. Jika Anda lebih sering di rumah, maka pilih saja tensimeter yang menggunakan daya listrik.

Sedangkan, jika Anda adalah orang yang suka bepergian, sebaiknya pilihlah tensimeter dengan daya batrai. Sehingga Anda bisa dengan mudah membawa tensimeter kemana pun.

Ingin membeli tensimeter?

Anda kini bisa membeli tensimeter secara satuan, atau menjualnya kembali melalui platform Aplikasi Mediv. Aplikasi besutan PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD) ini membuka peluang untuk Anda pebisnis online.

Sementara untuk Anda yang memiliki outlet alat kesehatan, bisa membeli stok tensimeter berkualitas di KFTD loh. Caranya, hubungi Kantor Cabang KFTD terdekat, dan raih keuntungannya!


Content Writer: Rida Ayu Nabila
Foto: Freepik