Tips Menyimpan Obat-obatan Di Rumah
KFTD - Ketika kita sedang membutuhkan obat, biasanya kita akan langsung membelinya baik di apotek maupun outlet tertentu lalu menggunakannya sesuai dengan keperluan kita. Setelah itu, karena obat tidak akan langsung habis dalam satu kali penggunaan, maka umumnya obat akan disimpan di rumah.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyimpan obat di rumah agar dapat meminimalisir kerusakan obat dan kualitas obat tetap terjaga hingga obat tersebut dinyatakan habis. Melalui artikel ini, mari simak penjelasan lengkapnya.
1. Baca aturan penyimpanan obat pada kemasan
Biasanya, antara satu obat dengan obat lainnya dengan jenis yang berbeda, akan berbeda pula perlakuannya. Ada baiknya kita membaca petunjuk penyimpanan obat pada kemasan sebelum memutuskan dimana kita akan menyimpan obat tersebut. Pasalnya, ada jenis-jenis obat yang harus disimpan pada suhu kamar, ada yang harus disimpan pada suhu dingin, dan sebagainya.
2. Jauhkan dari jangkauan anak-anak
Obat-obatan merupakan barang yang harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak. Ini karena terkadang ada kandungan tertentu dalam obat yang tidak boleh terjangkau anak-anak. Selain itu, dikhawatirkan anak-anak akan mengutak-atik kemasan obat sehingga kualitas obat akan terganggu.
3. Jauhkan dari paparan sinar matahari langsung
Hindari menyimpan obat di tempat-tempat yang terpapar sinar matahari langsung agar tidak merusak kualitas dan efektivitas obat. Ini karena umumnya obat-obatan akan langsung rusak kualitasnya apabila terpapar sinar matahari secara langsung
4. Simpan dalam kemasan asli
Untuk menjaga agar obat tetap bisa digunakan secara optimal, pastikan untuk menyimpan obat dalam kemasan asli, atau dengan etiket yang masih lengkap.
5. Periksa tanggal kedaluwarsa dan kondisi obat
Jangan lupa, ketika kita membeli obat, pastikan bahwa tanggal kedaluwarsa obat tersebut masih jauh dari tanggal pembelian obat. Selalu ingat juga untuk selalu meninjau kondisi obat sejak kita membelinya di apotek atau outlet-outlet tertentu.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, maka kita dapat mencegah kerusakan pada obat, serta kualitas obat bisa tetap terjaga sebagaimana mestinya hingga obat habis atau selesai digunakan.
Penulis: Dhesta Alfianti
